Sabtu, 02 Mei 2020

Info Lengkap Pengertian Lemak Beserta Fungsinya Terlengkap


 Artikel Bermanfaat - Pengertian Lemak, Sifat, Klasifikasi, Funsi, Struktur dan Jenis adalah senyawa molekul besar dan terbentuk dari molekul yang lebih kecil melalui reaksi dehidrasi Lemak disusun dari dua jenis molekul yang lebih kecil : gliserol dan asam lemak.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Gangguan Proses Metabolisme – Pengertian, Karbohidrat, Asidosis, Fenilketorunia, Hipertiroid, Addison, Protein, Lemak

Pengertian Lemak


Lemak adalah senyawa molekul besar dan terbentuk dari molekul yang lebih kecil melalui reaksi dehidrasi Lemak disusun dari dua jenis molekul yang lebih kecil : gliserol dan asam lemak.

Gliserol adalah sejenis alkohol yang memiliki tiga karbon, yang masing – masing mengandung sebuah gugus hidroksil. Asam lemak memiliki kerangka karbon yang panjang, umumnya 16 sampai 18 atom karbon panjangnya.

Salah satu ujung asam lemak itu adalah “kepala” yang terdiri atas suatu gugus karboksil, gugus fungsional yang menyebabkan molekul ini disebut asam lemak. Yang berakaitan dengan gugus karboksil itu itu adalah hidrokarbon panjang yang disebut “ekor”.

Lemak terpisah dari air karena molekul air membentuk ikatan hidrogen satu sama lain dan menyingkirkan lemak.Lemak adalah senyawa organik yang terdapat di alam serta tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik non-polar,misalnya dietil eter (C2H5OC2H5), Kloroform(CHCl3), benzena dan hidrokarbon lainnya.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Proses Metabolisme Lemak Dalam Tubuh

Fungsi dan Sumber Lemak

Lemak adalah sebagai sumber energi metabolik yang sangat penting dalam pembentukkan ATP.Lemak adalah kelompok nutrien yangsangat kaya energi. Perbandingan nilai energi lemak dengan zat-zat gizi adalah sebagai berikut :


  • Lipid 9,5 kkal/g
  • Protein 5,6 kkal/g
  • Karbohidrat 4,1 kkal/g
Berdasarkan hal tersebut, lipid dapat digunakan sebagai pengganti protein yang sangat berharga untuk pertumbuhan, karena dalam keadaan tertentu, trigliserida (fat dan oil) dapat diubah menjadi asam lemak bebas sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi metabolik dalam otot ternak, khususnya unggas dan monogastrik.

Lemak adalah komponen esensial dalam membran sel dan membran sub sel. Lipid yang termasuk dalam kelompok ini adalah asam lemak polyunsaturated/PUFA yang mengandung fosfolipid dan ester sterol.


  • Lemak dapat berguna sebagai penyerap dan pembawa vitamin A, D, E dan K.
  • Lemak adalah sebagai sumber asam lemak esensial, yang bersifat sebagai pemelihara dan integritas membran sel, mengoptimalkan transpor lipid (karena keterbatasan fosfolipid sebagai agen pengemulsi).
  • Sebagai prekursor hormon-hormon sex seperti prostagtandin hormon endrogen, estrogen.
  • Lipid berfungsi sebagai pelindung organ tubuh yang vital.
  • Lipid sebagai sumber steroid, yang sifatnya meningkatkan fungsi-fungsi biologis yang penting.


  • Dari aspek teknologi makanan, lipid bertindak sebagai pelicin makanan yang berbentuk pellet, sebagai zat yang mereduksi kotoran dalam makanan dan berperan dalam kelezatan makanan.
  • Selain itu ada beberapa referensi peran lipid dalam sistem makhluk hidup adalah sebagai berikut (Toha, 2005) :
  • Komponen struktur membrane
  • Semua membran sel termasuk mielin mengandung lapisan lipid ganda.Fungsi membran diantaranya adalah sebagai barier permeabel.
  • Lapisan pelindung pada beberapa jasad
  • Fungsi membran yang sebagian besar mengandung lipid sperti barier permeabel untuk mencegah infeksi dan kehilangan atau penambahan air yang berlebihan.
  • Bentuk energi cadangan
  • Sebagai fungsi utama triasilgliserol yang ditemukan dalam jaringan adiposa.
  • Kofaktor/prekursor enzim
  • Untuk aktivitas enzim seperti fosfolipid dalam darah, koenzim A, dan sebagainya.
  • Hormon dan vitamin
  • Prostaglandin asam arakidonat adalah prekursor untuk biosintesis prostaglandin, hormon steroid, dan lain-lain.


Insulasi Barier


  • Untuk menghindari panas, tekanan listrik dan fisik.
  • Dalam 1 hari, Kebutuhan lemak total harian Orang Indonesia dianjurkan tidak melebihi 62 g, dimana total Lemak Jenuh nya tidak boleh melebihi 18g dan konsumsi kolesterolnya harus dibawah 300 mg/hari.
  • Bahkan bagi mereka yang menderita penyakit hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi), asupan kolesterol yang berasal dari makanan tidak boleh melebihi 200 mg/hari. Oleh karena itu para penderita harus benar-benar memperhatikan asupan makanannya.Sebagai contoh dalam 1 butir kuning telur, kolesterol yang terkandung mencapai 213 mg. Nilainya sudah melebihi batas maksimum 200 mg/hari.Dan tentu asupan kolesterol yang berlebih apalagi pada penderita kolesterol tinggi sangat berbahaya bagi tubuh.
  • Lemak hewani seperti mentega (butter), keju (cheese), kuning telur (egg yolk), minyak sapi (ghee) dan minyak ikan kod (cod fish oil). Lemak hewan mengandungi kolestrol (cholestrol) yang tinggi.
  • Lemak tumbuh-tumbuhan atau nabati seperti sayur-sayuran, minyak kelapa, minyak zaitun, minyak sawit, minyak jagung, dan minyak kacang soya.